Tentang Hadis & kata bijak

Rosulullah SAW. bersabda : “Setiap amal itu ada masa semangatnya, dan pada setiap masa semangat itu ada masa futur (bosan). Barang siapa yang ketika futur tetap berpegang kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk dan barang siapa yang ketika futur berpegang kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat.” (HR Al-Bazaar)

===============================
“Ali bin Abi Thalib Ra”
Makfirat adalah modalku
akal pikiran adalah sumber agamaku
rindu adalah kendaraanku
berdzikir kepada Allah kawanku.

Keteguhan perbendaharaanku
duka adalah kawanku
ilmu adalah senjataku
ketabahan adalah pakaianku.

Kerelaan sasaranku
faqr adalah kebanggaanku
menahan diri adalah pekerjaanku
keyakinan makananku.

Kejujuran perantaraku
ketaatan adalah ukuranku
berjihad perangaiku
dan hiburanku adalah dalam shalat.

===============================
“Puisi Hasan al Bashri”
Aku tahu rezekiku tak mungkin diambil orang lain
Karenanya hatiku tenang.
Aku tahu amal2ku tak mungkin dilakukan orang lain
Maka ak sibukkan diriku dengan bekerja & beramal.
Aku tahu Allah selalu melihatku
Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan dosa.
Aku tahu kematian menantiku
Maka kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku.

===============================
“Bertaubatlah…!!!”
Sesungguhnya amal perbuatan seseorang bergantung pada akhirnya.
Janganlah engkau menganggap hina seseorang karena dosa2nya,siapapun yg datang menghadap Allah sungguh ia akan termasuk orang yg paling dicintai Allah.
Hendaklah engkau takut & berharap padaNya.
Janganlah dirimu berputus asa,tapi segera curahkan segala kemampuan.
Seandainya engkau terperangkap dalam perbuatan dosa,maka cepatlah minta ampunan & bertaubatlah,pasti Ia mengampuni.
Segeralah bertaubat dengan sesungguhx sebelum malaikat maut datang menjemput,sebelum ruh meregang nyawa.
Demi Allah,jika engkau mengetahui apa yg telah engkau perbuat,pastilah engkau akan banyak menangis & tidak akan pernah tertawa.
Sungguh kenikmatan surga itu terhalang oleh malas & ketidaksukaan,sebagaimana pedihnya neraka terhalangi oleh keinginan hawa nafsu,padahal bagi kita surga & neraka keduanya lebih dekat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s