1 7
2 286
3 200
4 176
5 120
6 165
7 106
8 75
9 129
10 109
11 123
12 111
13 43
14 52
15 99
16 129
17 111
18 110
19 98
20 135
21 112
22 78
23 118
24 64
25 77
26 227
27 93
28 88
29 69
30 60
31 34
32 30
33 73
34 54
35 45
36 83
37 182
38 88
39 75
40 85
41 54
42 53
43 89
44 59
45 37
46 35
47 38
48 29
49 18
50 45
51 60
52 49
53 62
54 55
55 78
56 96
57 29
58 22
59 24
60 13
61 14
62 11
63 11
64 18
65 12
66 12
67 30
68 52
69 52
70 44
71 28
72 28
73 20
74 58
75 40
76 31
77 50
78 40
79 46
80 42
81 29
82 19
83 36
84 25
85 22
86 17
87 19
88 26
89 30
90 20
91 15
92 21
93 11
94 8
95 8
96 19
97 5
98 8
99 8
100 11
101 11
102 8
103 3
104 9
105 5
106 4
107 7
108 3
109 6
110 3
111 5
112 4
113 5
114 6
Jumlah 6139
Ternyata jumlah ayat Al-Qur’an itu bukan 6666 ayat tapi 6139 ayat
coba anda buktikan sendiri. Sya ud menghitungnya jumlah surat 114 surat.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kampung Perniagaan

“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu AKU tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui,” (QS As-Shaf: 60: 10-11)

“Sesungguhnya, Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Merka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (itu telah terjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih menempati janjinya (selain) daripada Allah? maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar, (QS At-Taubah 9: 111).    

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Istri perindu..

Assalamualaikum Warahmatullah

(Aku Ingin) Istriku bukan hanya yang senantiasa menjaga Auratnya, tetapi diapun juga menjaga interaksi dan sikapnya. Dia seseorang yang ramah dan penyayang namun dia tiidak suka berakrab-akrab dan mengakrabkan diri dengan yang asing baginya(bukan mahramnya). Dan diapun pencemburu tetapi bukan pencemburu buta – Zukhrufa Az-Zuhair

Allahuma Amiin…

Setidaknya akupun juga harus menjadi seperti apa yang dia lakukan kepada kehormatan dirinya…

Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin[1028]. An-Nur:3

[1028]. Maksud ayat ini ialah: tidak pantas orang yang beriman kawin dengan yang berzina, demikian pula sebaliknya.

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). … An-Nur:27

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Muslimah sejati

Buat manusia istimewa dalam hidup ini… dan juga isteri-isteri Muslimah sejati
serta calon /bakal isteri seorang pejuang

Isteriku….
Apabila kusentuh telapak tanganmu…
Saat kuusap dan kurasakan guratannya,
Kudapatkan parutan kasar dan semakin kasar….
Dan ketika kupandangi wajahmu….
Terpancar sinar bahagia dan ketenangan walaupun kutahu…
Redup matamu menyimpan satu rintihan yang memberat….
Ketika kutersentak dari pembaringan di kala fajar kadzib menyingsing…
Aku terpana dengan munajatmu yang syahdu.

Isteriku…
Tatkala teman-temanmu tengah bersantai, happy fun….
Di keramaian dunia ciptaan mereka…
Engkau bahagia mengorbankan seluruh detik-detikmu….
Hanya untuk Islam dan keagungan muslimin…
Tatkala lengan-lengan mereka dibaluti…
Pelbagai hiasan yang indah…
Leher-leher mereka memberat dilingkari dengan kilauan emas berlian…
Pakaian-pakaian anggun bak puteri kayangan…
Wajah mereka dibaluri pelbagai warna dan jenama…
Kau umpama ladang ummah…
Kau menginfaqkan seluruh jiwa dan raga demi kebangkitan Islam…
Kau tak pernah bersungut-sungut, mengeluh, meminta-minta maupun
mengadu domba…
Tatkala mereka berlomba-lomba mengejar pangkat dan nama…
Kau sibuk menjulang nama dengan pengaduanmu di sisi yang Esa…

Isteriku….
Bukan aku tidak mampu membelikan benda dan hiasan-hiasan tersebut… Tetapi isteriku…
Aku masih ingat tatkala aku menyuntingmu untuk kujadikan isteri dan penghuni kamar hatiku….
Kau melafazkan satu tuntutan, “Saya siap mendampingi perjuangan ini bersama akhi tetapi dengan syarat…” Sambil tersenyum kau menghela nafas dalam-dalam….Aku termangu sendirian… Syarat apakah itu? Bungalow kah? Hamparan tanah berhektar-hektar kah? Mobil mewahkah? Intan berliankah? Pakaian sutera yang high class? Perabot mahal dari Itali kah?… Atau honeymoon di Paris ?..
Lama kau mengumpulkan kekuatan untuk sekedar berkata…

Akhirnya…
Arghhh… Permintaanmu itu…
Pasti ditertawakan oleh kerabat dan teman-teman kita…
Aku tergugu, haru dan bangga…
Dengan penuh keyakinan kau berkata..
“Akhi , Mampukah akhi menjadikan saya sebagai isteri yang
kedua ?….
Mampukah akhi menjadikan Islam sebagai isteri pertama yang lebih memerlukan perhatian?…
Mampukah akhi meletakkan kepentingan Islam melebihi segala-galanya termasuk urusan-urusan dunia?…
Mampukah akhi menjual diri semata-mata karena Islam?..
Mampukah akhi berkorban meninggalkan kelezatan dunia?…
Mampukah akhi menjadikan Islam laksana bara api….
Akhi perlu menggenggamnya agar bara itu terus menyala…

Mampukah akhi menjadi lilin yang rela membakar diri untuk Islam.. Bukannya seperti lampu pijar yang bisa di’on’kan bila perlu dan di’off’kan bila tidak….
Mampukah akhi mendengar hinaan yang bakal dilontarkan kepada anda karena perjuangan anda….
Dan…mampukah akhi menjadikan saya isteri seorang pejuang yang tidak dimanja dengan fatamorgana dunia?…

Aduh! Banyaknya syarat-syarat itu isteriku…
Namun aku menerima syarat-syarat tersebut karena aku tahu..
Jiwamu kosong dari syurga dunia…
Karena aku tahu kau mampu mengubah dunia ini dengan iman dan akhlakmu..
Bukannya kau yang diubah oleh dunia…

Isteriku..
Akhirnya jadilah engkau penolong setiaku sebagai nakhoda mengemudi bahtera kehidupan kita…
Susah senang kita tempuh bersama…
Aku terharu dengan segala kebaikanmu…
Kau jaga akhlakmu…
Kau pelihara maruahmu selaku muslimah…
Kau tak pernah mengeluh apabila sering ditinggalkan demi tugasku menegakkan Islam ke persada agung….
Kau jua sanggup mengekang mata menungguku sambil memberikan aku suatu senyuman terindah di ambang pintu tatkala aku pulang lewat malam…. Malah kau seringkali meniupkan semangat untuk aku terus tsabat di pentas perjuangan ini….
Kau tabur bunga-bunga jihad walaupun kita masih jauh dengan keharuman kemenangan…

Isteriku..
Tangkasnya engkau selaku isteri…
Biarpun kau jua sibuk bersama mengorbankan tenaga dalam perjuanganku ini..
Kau jaga relasi kita dengan indahnya…
Kau siraminya dengan wangian cinta dan kasih sayang….
Kau tak pernah menjadikan kesibukanmu itu untuk kau lari dari amanahmu meskipun jadualmu padat dengan agenda-agenda bersama masyarakat dan kaum sejenismu….
Cekalnya engkau mendidik anak-anak…
Kau kenalkan mereka dengan Allah, Rasul saw, para sahabat yang mulia serta para
pejuang Islam…
Kau titipkan semangat mereka sebagai generasi pelapis jundullah…
Kau asuh mereka hidup dengan Al Quran…
Malah kau temani mereka mengulangkaji pelajaran dikala menjelang imtihan…

Isteriku…
Barangkali inilah pelajaran dari ustadzah Zainab Al Ghazali…
Tangan yang mengayun buaian dapat mengguncang dunia…
Kau beri didikan dua generasi sekaligus, generasi kini dan generasi kan datang

Suaminmu dan anak-anakmu dengan MAHABBAH
Andai ibunda Khadijah Al Kubra masih ada..
Pasti beliau tersenyum bangga karena masih ada srikandi Islam…
SEPERTIMU….WAHAI ISTERIKU.

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Tentang Hadis & kata bijak

Rosulullah SAW. bersabda : “Setiap amal itu ada masa semangatnya, dan pada setiap masa semangat itu ada masa futur (bosan). Barang siapa yang ketika futur tetap berpegang kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk dan barang siapa yang ketika futur berpegang kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat.” (HR Al-Bazaar)

===============================
“Ali bin Abi Thalib Ra”
Makfirat adalah modalku
akal pikiran adalah sumber agamaku
rindu adalah kendaraanku
berdzikir kepada Allah kawanku.

Keteguhan perbendaharaanku
duka adalah kawanku
ilmu adalah senjataku
ketabahan adalah pakaianku.

Kerelaan sasaranku
faqr adalah kebanggaanku
menahan diri adalah pekerjaanku
keyakinan makananku.

Kejujuran perantaraku
ketaatan adalah ukuranku
berjihad perangaiku
dan hiburanku adalah dalam shalat.

===============================
“Puisi Hasan al Bashri”
Aku tahu rezekiku tak mungkin diambil orang lain
Karenanya hatiku tenang.
Aku tahu amal2ku tak mungkin dilakukan orang lain
Maka ak sibukkan diriku dengan bekerja & beramal.
Aku tahu Allah selalu melihatku
Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan dosa.
Aku tahu kematian menantiku
Maka kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku.

===============================
“Bertaubatlah…!!!”
Sesungguhnya amal perbuatan seseorang bergantung pada akhirnya.
Janganlah engkau menganggap hina seseorang karena dosa2nya,siapapun yg datang menghadap Allah sungguh ia akan termasuk orang yg paling dicintai Allah.
Hendaklah engkau takut & berharap padaNya.
Janganlah dirimu berputus asa,tapi segera curahkan segala kemampuan.
Seandainya engkau terperangkap dalam perbuatan dosa,maka cepatlah minta ampunan & bertaubatlah,pasti Ia mengampuni.
Segeralah bertaubat dengan sesungguhx sebelum malaikat maut datang menjemput,sebelum ruh meregang nyawa.
Demi Allah,jika engkau mengetahui apa yg telah engkau perbuat,pastilah engkau akan banyak menangis & tidak akan pernah tertawa.
Sungguh kenikmatan surga itu terhalang oleh malas & ketidaksukaan,sebagaimana pedihnya neraka terhalangi oleh keinginan hawa nafsu,padahal bagi kita surga & neraka keduanya lebih dekat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Wanita Sholehah pembakar semangat suaminya..

Usirlah bayangan kegagalan dan biarkanlah ia di luar hatimu.

Maafkanlah kesalahanku, niscaya engkau kekalkan cintaku kepadamu dan janganlah engkau bicara saat kemarahanku sedang memuncak.
Jangan sekali-kali kaukipasi kemarahanku, seperti engkau memukul rebana karna sesungguhnya engkau tidak mengetahui bagaimana sikap orang yang tidak terkendali
Jangan engkau banyak mengeluh, karna ia akan mengikis cinta dan hatiku ini akan berubah menolakmu, karna tabiat hati itu tidak tetap
Sesungguhnya kuliahat cinta dalam hati ini bila berpadu dengan rasa benci dalam waktu yang singkat rasa cinta itu akan hilang.

Kerehatan fisik dapat diraih dengan sedikit makan; kerehatan jiwa dapat diraih dengan mengurangi dosa-dosa; kerehatan kalbu dapat diraih dengan mempersedikit kesibukan; dan kerehatan lisan dapat diraih dengan sedikit bicara.
“Esok mentari kan bersinar dan diri ini akan bahagia.”
dikutip dari DR ‘Aidh bin ‘Abdullah Al-Qorni
By; Ahmad Zekwan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indah Pada Waktunya

Wahai sahabatku yang baik, jika kita selalu bersikap baik terhadap sahabt-sahabat kita, Insyallah. Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita. Coba kita bayangkan jika hal ini terjadi pada kita, Apakah kita akan sabar mnunggu sampai katus berbungah yang indah dan ulat berduri menjadi kupu-kupu yang indah nan cantik. Terkadang kita terlalu cepat berkesimpulan terhadap kehendak Allah yang diberikan kepada kita. Coba kita amati dialog ini. Aku minta setangkai bunga segar, Allah beri kaktus berduri, Aku minta binatang mungil nan cantik, Allah beri ulat berbulu, Aku sedih, protes dan kecewa, betapa tidak adilnya ini…Namun kemudian…katus itu berbunga sangnat indah,ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang amat canti. itulah jalan Allah…INDAH PADA WAKTUNYA..Allah tidak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan…kadang kita sedih, kecewa, dan terluka, tapi jauh diatas segalanya, Allah sedang merajut yang terbaik untuk kita..Semoga kita menjadi orang yang bisa bersyukur kpada Allah…

“Sesungguhnya yang dikehendaki oleh Islam adalah sebagian besar waktumu, hampir seluruh hartamu, dan segarnya masa mudamu. Islam menghendaki dirimu, seluruhnya. Islam menghendakimu saat kamu bertenaga, bukan saat telah loyo. Islam menghendaki masa mudamu, masa kuatmu, masa sehatmu, dan masa perkasamu, bukan masa rentamu. Islam menghendaki semua yang terbaik, termulia, dan teragung darimu“. ( Dr. Abdullah Azzam dalam bukunya Penawar Lelah Pengemban Dakwah).
By; Ahmad Zekwan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment